
memegang awan
“Happy are those who dream dreams and ready to pay the price to make them come true.”
Saya suka banget sama tema nya. Ini ini diambil dari artikel yang saya dapat waktu saya menunggu giliran interview di salah satu bank di Indonesia. Kata orang dari bank tersebut, orang-orang yang akan di interview disuruh baca artikel ini, karena nanti akan ditanya oleh interviewer. Saya lupa siapa yang nulis artikel ini, tapi beliau adalah seorang motivator dan diambil dari koran/majalah Bisnis Indonesia. Judul nya “Dare dream atau day dream”. Klo di terjemahkan kira-kira “Berani bermimpi atau melamun”.
Coba liat quote diatas “Bahagia adalah mereka yang bermimpi mimpi-mimpinya dan siap untuk membayar harganya untuk membuat mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan.” Tema kita kali ini adalah tentang MIMPI…
Dari artikel itu emang banyak banget diulas tentang masalah ini dengan mengambil case study nya adalah kemenangan bersejarah Barrack Hussein Obama Jr. Tapi kali ini kita ambil inti nya aja.
- Seorang yang berani bermimpi menggantungkan kepada disiplin diri untuk meraihnya. Sedangkan seorang pemimpi menggantungkannya kepada keberuntungan.
“Dicipline is the bridge between goals and accomplisment.”
-
Pribadi yg berani bermimpi tetap terfokus pada proses pencapaian. Sedangkan pemimpi selalu terfokus pada tujuan akhir saja, serta enggan melewati proses nya.
“Focus on the journey, not the destination. Joy is found not in finishing an activity but in doing it.”
- Seorang yang berani bermimpi mencari alasan untuk bertindak. Sedangkan seorang pengkhayal mencari alasan untuk mengeluh.
- Seorang yang berani bermimpi selalu mengambil inisiatif. Sedangkan orang yang hanya bermimpi selalu menunggu.
- Seorang yang berani bermimpi selalu menganggap bahwa dirinyalah yang bertanggungjawab terhadap apa yang terjadi. Sedangkan seorang pengkhayal menganggap yang terjadi adalah tanggung jawab orang lain.
Dari kelima perbedaan itu, saya paling suka sama yang nomer lima, karena bener-bener membuat saya terdiam sejenak dan beristighfar. Seorang aktivis kemanusiaan Martin Luther King Jr. yang memperjuangkan persamaan hak dan penghilangan diskriminasi antara kaum kulit putih dan kaum kulit hitam pernah berpidato dengan judul yang monumental “I have a dream”, yang masih jadi pembicaraan sampai sekarang (terlebih setelah Barrack Obama jadi presiden AS). Bahkan dijadiin judul lagu yang sempet dinyanyiin lagi sama Westlife, judulnya (juga) “I have a dream”
Semua orang punya mimpi, karena itu adalah sebuah pertanda bahwa kita ini hidup. Tapi yang membedakan, apakah kita akan menjadi seorang pemimpi, yaitu orang yang akan mengejar mimpinya, atau hanya seorang pengkhayal yang hanya bisa berdiam diri, menunggu keburuntungan, dan berharap khayalan menjadi kenyataan tanpa melakukan apa pun.
Nah, sahabat-sahabatku…Bagaimana dengan mu….? Bukankah kamu juga punya mimpi? Apakah kamu akan menjadi seorang dare dreamer? Atau hanya menjadi day dreamer?
Jatinangor 16 May,,bukankah kita juga punya mimpi? Mari kita jadikan Jatinangor 16 May ini sebagai dare dreamer…
“Shoot your arrow into the star, although you know that your arrow can’t reach the star, but it will be better than you shoot your arrow at same level with your eyes.” (Kira-kira kaya gini, pepatah yang sering kita denger di training ESQ.)
Success in not the position we stand, but the direction in which we look, and it starts from a dream.
Semoga bisa bermanfaat…. v(^_^)
-Iffan-
Filed under: Renungan Hati
ampuuun…. gw ancuuuurrr
Gw tersentak sesaat dengan paparan artikel itu…
Gw punya mimpi..But, i don’t totally doing something to achieve my dreams…Huuufffhh..
It’s time to be better..
*daydreamin* sampe hilang arah tuju… -_-”"
just doing your dreaming..
Gw termasuk yg mana ya??
bagaimana dengan mimpi KOS i-mag ????
hmmm…..
PASTI BISA…
huaah, jadi terbuka mata ini.
thx ya